Saya ini marhaenis
Hati saya matematis
Seluruh saya tiada pamrih
Haluan saya tiada cikar
Janganlah ada sangsi terhadap sahaya
Yakinlah akan cinta yang mendarah daging ini
tak pernah susut lebih-lebih terurai
Saya bukan berdarah bali
Terus berjuang tanpa gentar
Sahayalah calon minantu idaman
Kendati sahaya tak punya uang segepok
Meski maskawin tiada bertafsir
Tapi cinta sahaya 'kan berkenan
Tak kan lapuk meski kalender berkali-kali berganti
Cari Blog Ini
Another Post You May Interest
Your Hardliner
going to a grocery market wanna buy you a bouquet of bliss to celebrate us for not any order then the servant just tell me an anec...
What's Popular?
-
Agaknya menarik juga si jago bual itu Dia di kejauhan situ Gayanya memegang puntung rokok nampak begitu maskulin Bahkan untuk seorang ...
-
Karya : Elisabet Olimphia Selsyi Senja merangkak menuju malam Hitam nan kelam Roman muka yang bertalu-talu menghujam ...
-
Senin lalu aku berkunjung tatap pada sebuah rumah dindingnya tersusun rapi dari papan kayu Aku langsung bisa membaca usianya dari ...
-
Karya: Elisabet Olimphia Selsyi Tatkala blekok tengah asyik makan ikan Seorang tua ringkih yang bersimbah peluh itu Mengusap ...
-
Jam karet mendetik, menyeret jarumnya Arloji patah hati dan baterai yang nyaris mati Kami tidak punya puisi untuk sahur nanti H...
-
Kemarin aku berkeluh kisah pada teman lamaku seorang peternak kambing Ia memilih menyambangi kandang pagi-petang. Dan aku tetap dengan ...
